ASAR Humanity dan MTT Salurkan Paket Pangan untuk Guru Ngaji di Lombok, Wujud Apresiasi bagi Penjaga Cahaya Al-Qur'an
Lombok, Mei 2026 – ASAR Humanity bersama MTT menyalurkan 20 paket pangan kepada para guru ngaji di berbagai wilayah Pulau Lombok sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina generasi Qur'ani di tengah berbagai keterbatasan. Program ini diimplementasikan pada 28 April hingga 17 Mei 2026 melalui mitra pelaksana SAMI (Sahabat Amal Baik), dengan menjangkau wilayah Lombok Barat, Kota Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Utara.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula, tepung terigu, teh, dan sirup yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para guru ngaji beserta keluarganya.

Di balik proses penyaluran tersebut, tim relawan menyaksikan secara langsung perjuangan para guru ngaji yang tetap mengabdikan diri untuk mengajarkan Al-Qur'an meski berada dalam kondisi yang jauh dari kata ideal. Sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) masih berdiri secara swadaya dengan fasilitas yang sangat terbatas. Al-Qur'an dan buku Iqra yang digunakan santri telah lusuh, sarana belajar belum memadai, bahkan di beberapa lokasi fasilitas wudhu dan sumber air masih memanfaatkan milik warga sekitar.
Namun, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat para guru ngaji untuk terus mendampingi anak-anak belajar membaca dan memahami Al-Qur'an. Di tengah perjalanan implementasi, salah seorang guru ngaji menyampaikan kalimat sederhana yang membekas di hati para relawan, "Ternyata masih ada yang memperhatikan kami para guru ngaji."
Direktur Strategic Partnership & Digital Ecosystem ASAR Humanity, Muhammad Basair, mengatakan bahwa guru ngaji memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter generasi bangsa, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
"Di balik lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur'an, ada perjuangan para guru ngaji yang dengan penuh keikhlasan mengabdikan waktu, tenaga, dan ilmunya meski hidup dalam berbagai keterbatasan. Kolaborasi bersama MTT ini merupakan ikhtiar untuk menghadirkan kepedulian yang nyata kepada mereka. Kami berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penyemangat bahwa perjuangan mereka dihargai dan tidak berjalan sendiri," ujar Muhammad Basair.
Kolaborasi antara ASAR Humanity dan MTT menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan Islam melalui dukungan kepada para guru ngaji yang selama ini menjadi ujung tombak pembinaan masyarakat di berbagai daerah. Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan perhatian kepada para pendidik Al-Qur'an di pelosok, sehingga mereka dapat terus menjalankan amanah mulia dalam membimbing lahirnya generasi Qur'ani Indonesia.