Israel Masih Gempur Gaza Dengan Roket, Sebanyak 90 Pengungsi Kamp Jabalia Syahid!

Israel Masih Gempur Gaza Dengan Roket, Sebanyak 90 Pengungsi Kamp Jabalia Syahid!

AsarNews, Gaza - Dikabarkan bahwa lebih dari 100 orang dilaporkan terluka dan masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

Israel kembali mengebom kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza, Palestina pada Minggu. Setidaknya 90 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan, serangan itu menghantam blok tempat tinggal milik keluarga al-Barsh dan Alwan di kota Jabalia, seperti yang dilaporkan media Palestina, Wafa.

Wafa melaporkan, perempuan dan anak-anak termasuk dalam korban tewas, dan puluhan orang lainnya masih hilang.

Serangan Roket Israel Kepada Warga di Kamp Pengungsi Jabalia
“Kami yakin jumlah orang tewas di bawah reruntuhan sangat besar tetapi tidak ada cara untuk mengangkat reruntuhan dan mengeluarkan mereka karena intensitas tembakan Israel,” ucapnya melalui telepon.

Petugas medis di Deir el-Balah di Gaza tengah mengatakan setidaknya 12 warga Palestina tewas dan puluhan terluka, sedangkan di Rafah di Gaza selatan, serangan udara Israel terhadap sebuah rumah menewaskan setidaknya empat orang.
Tim pertolongan pertama dan warga setempat mencari korban luka, dan lebih banyak mayat diduga masih berada di bawah reruntuhan. Banyak dari mereka yang terluka, termasuk anak-anak, dibawa ke pusat medis terdekat, yang sudah kelebihan beban pasien.

Sementara itu, Israel juga meningkatkan serangan artileri di Gaza selatan. Mereka menghantam kota-kota Khan Younis dan Rafah, di mana sebagian besar warga Palestina yang terusir berlindung.

Peningkatan bombardir di Gaza selatan memperburuk situasi kemanusiaan. Orang-orang kelaparan berebut makanan dan air, sampai terpaksa harus menjarah dari truk bantuan.

Dewan Keamanan PBB sendiri memperkirakan sebanyak 1,9 juta orang atau sekitar 80 persen dari populasi Gaza mengungsi akibat agresi tak kenal waktu dan tempat oleh pasukan zionis Israel.


Share: