Perjuangan Nakes di Kilmury SBT yang Seberangi Sungai Usai Beri Pelayanan
AsarNews, Seram Bagian Timur - Kisah pilu dialami para tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, yang harus seberangi sungai tanpa jembatan usai memberikan pelayanan posyandu ke warga.
Para Nakes harus bertaruh nyawa menyebrangi sungai yang arusnya cukup deras demi menjalankan tugasnya. Jika salah langkah, mereka bisa terbawa arus dan tenggelam.
Kondisi ini terjadi lantaran akses jalan yang minim dan tidak tersedianya jembatan, membuat para Nakes nekat menyebrangi sungai tanpa menggunakan alat keselamatan.
Melalui unggahan video di akun Instagram @alberth_101113, pada Sabtu (12/7/2025) terlihat sejumlah Nakes yang didominasi para ibu-ibu tengah melintasi sungai dengan kedalam mencapai pinggang orang dewasa.
Para Nakes ini hendak kembali ke Puskesmas usai memberikan pelayanan posyandu pada warga. Lantaran tidak adanya jembatan, mereka harus menyebrang dengan cara berjalan perlahan menyusuri sungai.
Diketahui, tak hanya dalam, sungai tersebut juga memiliki arus yang cukup deras. Untuk menyelamatkan barang-barang bawaan, para Nakes harus menjinjing setinggi kepala agar tidak terkena air.
Saat sampai di tengah sungai, sejumlah Nakes yang tak kuat menahan arus nyaris tenggelam. Tubuh mereka terhempas dan tertarik arus ke dalam sungai.
Untungnya disana ada beberapa pria dewasa bersiaga membantu para Nakes. Mereka secara bergantian menyebrang sungai dengan cara dituntun hingga digandeng. Setelah berhasil menyebrangi sungai para Nakes dan sukarelawan yang membantu mereka itu duduk kelelahan di tepian.
Peristiwa ini pun ramai menjadi perhatian warganet lantaran menjadi bukti belum meratanya pembangunan infrastruktur maupun akses kesehatan di sejumlah daerah Indonesia.